Semester 6 – S2 TL ITB

Mengawali semester 6 dengan target dapat mencapai wisuda April. Wisuda berdekatan dengan ulang tahun ‘kan such a perfect plan gitu ya ga sih? Haha. Tapi sayangnya tidak berhasil.

Di semester 6 cerita saya masih seputar tesis dengan lika-liku di dalamnya. Di semester ini saya belajar banyak tentang persistensi dan menemukan betapa indahnya rencana Allah. Hikmah selalu ada dan terserak, tugas kita adalah mengumpulkannya.

***

Pada awal semester 6, saya diperbantukan dosen pembimbing untuk menjadi panitia workshop tentang mikroplastik. Menarik sebetulnya karena membuat saya jadi lebih banyak bertemu dosbing untuk rapat dibandingkan bimbingan. Haha. Alhamdulillah, berawal dari workshop ini menjadi jalan bagi saya untuk bertemu dosen kimia yang memiliki alat instrumen yang cocok untuk menguji sampel mikroplastik. Dari workshop ini juga sedikit banyak saya belajar betapa seriusnya para peniliti dunia terhadap topik yang sedang mereka geluti. Pada workshop ini juga saya melihat bahwa permasalahan plastik ini tidak sesederhana yang ada di kelas, ada para pengusaha dengan kepentingan bisnisnya, pemerintah yang sangat sibuk, LSM yang idealis, hingga akademisi yang berjuang seolah-olah berada di belakang layar. Pada akhirnya juga terlihat, bahwa kita hanya manusia biasa yang tidak bisa menyelesaikan semuanya sendiri, perlu kerja sama, dan berlapang dada menurunkan ego masing-masing untuk kebaikan bersama.

img_20180223_084718.jpg

Pada saat semester 6 saya juga sempat mengikuti workshop mikroplastik lainnya, tetapi kali ini sebagai peserta bukan panitia. Rasanya, isi workshop-nya lebih general dibanding yang dulu. Walaupun stakeholder yang datang lebih banyak karena pada saat itu sedang gencar isu mikroplastik di air minum. Di workshop ini juga saya bertemu dengan mahasiswa matrikulasi TL dan juga mahasiswa psikologi. Menarik memang mendengarkan solusi permasalahan dari perspektif yang berbeda apalagi pendekatan sosial.

workshop 2

Oh ya ngomong-ngomong, dari mahasiswa TL tersebut saya jadi tahu bahwa perkuliahan di S2 TL sedikit banyak sudah berubah. Mulai dari BPP/BP2 (Biaya Penyelenggaraan Pendidikan) per semester yang tadinya 9,5 juta pada tahun 2015, menjadi 13,5 juta pada tahun 2018. Selain itu, adanya sistem matrikulasi satu semester khusus untuk mahasiswa S2 yang S1-nya bukan TL. Semester khusus ini terpisah sebelum semester 1 yang sebenarnya, dengan biaya yang diambil per SKS. Saya lupa biaya per SKS nya berapa. Yang jelas, perubahan sangat signifikan terjadi hanya dalam satu tahun.

***

Kembali seputar tesis.

Singkat cerita, setelah bolak-balik mengukur sampel ke prodi kimia, pengamatan dengan mikroskop yang diulang-ulang, gonta-ganti metode statistik, dan penulisan draft yang tak kunjung usai, saya memberanikan diri untuk maju Seminar 2.

Sebetulnya, salah satu trik mengerjakan tesis agar cepat selesai yang terlambat saya sadari adalah mulailah menulis draft sejak dini, karena ketika kita mulai menulis, akan terasa berbagai kekurangan dari penelitian kita. Mulai dari metode mana yang perlu diperbaiki, hingga kesadaran bahwa penelitian yang kita lakukan ternyata masih sedikit. Haha. Apalagi rasanya saya tipe orang yang perfeksionis tak berkesudahan, terus merasa kurang dan kurang, bahkan hingga buku tesis sudah dijilid 😐

Alhamdulillah akhirnya saya mengikuti Seminar 2 saat hari pertama Ramadhan. Yap. Ramadhan kali ini terasa berbeda karena diisi dengan menyelesaikan tesis. Hiks.

Tips seminar 2: bicara saja dengan yakin, bermain intonasi, tampilkan sedikit video jika memungkinkan, yakin saja walaupun Bahasa Inggrismu biasa saja, karena kamu yang paling mengerti penelitianmu sendiri.

seminar 2

Beberapa pekan setelah seminar-2 adalah waktu untuk sidang. Alhamdulillah saya mendapatkan jadwal sidang pada tanggal 23 Ramadhan, yang berarti malam sebelumnya adalah malam ganjil 10 hari terakhir Ramadhan. Epic.

Khawatir, demam panggung, panik-panik berlebih masih saya rasakan apalagi H-1 sidang. Wkwk. Berhubung malam ganjil dan kalau pulang ke rumah juga rasanya saya tidak akan bisa tidur, ditambah jadwal sidang yang pagi hari jam 7.30 membuat saya berpikir: rasanya saya lebih baik menginap saja, menginap sekalian i’tikaf. Akhirnya saya memutuskan i’tikaf saja malam sebelum sidang. Sayangnya saya i’tikaf hanya numpang tidur dan membuat slide PPT sidang. HAHA. Prihatin. Deadliner is real 😐

Sidang pun dimulai. Semua mengalir begitu saja. “Oh jadi begini rasanya.” Dua jam sidang berjalan tanpa terasa, dan Alhamdulillah dinyatakan lulus. Tapi perasaan saya seperti, “Oh? Sudah?” Seperti biasa saja. Rasanya jauh lebih senang ketika dulu dapat topik tesis baru di semester 4 dibanding sidang. Haha. Alhamdulillah.

Tips sidang: Kalau ditanya, tinggal jawab. Kalau gabisa jawab, tinggal ngeles. Wkwk. Ngga tinggal ngeles juga sih, perlu menampakkan wajah prihatin dulu kayaknya.

IMG-20180607-WA0005

IMG-20180609-WA0005IMG-20180609-WA0008spot wajib 2bph kamil tersisa

***

Pada akhirnya saya pun tersadar, dulu saya mengawali tesis di bulan Ramadhan, bisa umroh di bulan Ramadhan, mendapatkan pengumuman exchange ke Jerman di bulan Ramadhan, memantapkan hati untuk kuliah lagi di ITB di bulan Ramadhan, hingga akhirnya lulus pun di bulan Ramadhan. Betapa indahnya Allah membuat rencana 🙂

Sungguh jika dipikir-pikir, sehebat apapun rencana kita, rencana Allah memang akan selalu jadi yang terbaik.

Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmush shalihat.

***

Begitulah kisah saya di S2 TL ITB. Saya sadari di artikel saya di Semester 1-3, lebih banyak isu teknikal seputar perkuliahan, tetapi di Semester 4-6 lebih banyak curhat. Haha. Maafkan.

Berbagai hal seputar akademik di S2 TL pasti akan berubah dan berkembang, tapi setidaknya, semoga pengalaman singkat saya ini bisa bermanfaat, baik bagi para calon mahasiswa S2 TL, mahasiswa S2 TL, atau mungkin masyarakat secara umum.

Untuk para pembaca yang sudah mengikuti sejak awal, saya ucapkan TERIMA KASIH BANYAK! 😀

mi familiabphIMG-20180724-WA0007lab air

Juli, 2018

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: