Pengalaman Publikasi di Jurnal Internasional Q1

Bismillah.

Sekadar berbagi cerita saat pertama kali publish di jurnal internasional. Sebenarnya banyak sekali para penulis lain yang jaaaauh lebih capable menceritakan ini karena sudah publish berkali-kali ke jurnal internasional dengan kualitas paper yang sangat baik. Saya mencoba sharing saja pengalaman ketika mencoba submit satu paper, yang satu aja susahnya minta ampun. wkwk.

Saya coba tuliskan pengalaman saya di sini karena sepertinya banyak yang ingin mencoba submit tapi tidak tahu caranya, atau walaupun sudah tahu tapi takut duluan, padahal gue aja dengan paper sederhana yang bahasa Inggris-nya kacau balau dan grammar masih dibantuin temen aja bisa, apalagi Anda yang keren banget penelitiannya 😦

Lalu bagaimana tahapan untuk publish di jurnal internasional?

  1. Cari target jurnal yang ingin kita submit

Caranya coba cek website sciencedirect atau scopus atau sejenisnya, kemudian lihat topik kita banyak dipublikasikan di jurnal apa. Bisa juga cek di web ini: https://journalfinder.elsevier.com/ copy paste abstrak kita, dan jurnal yang sesuai akan disarankan oleh mereka. Sebagai saran, sebaiknya targetkan dulu jurnal-jurnal Q1, jika mentok gagal ditolak terus, baru coba jurnal Q2, Q3 dan seterusnya. Untuk mengetahui ranking jurnal, dapat melalui link ini https://www.scimagojr.com/

  1. Lihat ketentuan (Guide for Authors) pada jurnal tersebut

Setelah kita pilih target jurnal, kita cek prosedur bagaimana ketentuan publish di jurnal tersebut, dan apakah topik paper kita sesuai atau tidak.

Contoh: https://www.elsevier.com/journals/chemosphere/0045-6535/guide-for-authors

Lalu format paper-nya seperti apa? Di prosedur tersebut sudah disebutkan. Namun untuk membantu, saya sebutkan beberapa hal yang penting yang perlu ada:

  • Cover Letter

Berisi surat ke editor yang menyebutkan bahwa kita ingin publish di jurnal yang dimaksud dengan berbagai alasan/keunggulan, bisa dikaitkan dengan kesesuaian topik kita, bisa juga dikaitkan dengan kebaruan dari topik kita.

  • Manuscript

Berisi paper kita, format polosan, spasi 2, tidak dibuat kolom *tergantung ketentuan guideline jurnal yang kita submit

  • Highlights

Berisi poin-poin penting yang ada di paper kita. Biasanya hanya 85 karakter per poin, dan maksimal 5 poin.

  • Graphical Abstract

Biasanya opsional, berisi abstrak paper kita yang dituangkan dalam gambar. Semakin eye-catching, semakin baik.

  • Supplementary Material

Berisi tabel-tabel atau informasi tambahan yang rasanya akan terlalu panjang jika dicantumkan di manuscript.

  • List reviewer

Siapkan juga list 5 kandidat reviewer yang kita usulkan.

  • References

List daftar pustaka. Gunakan Mendeley/Zotero atau software sitasi lain untuk membantu kita membuat daftar pustaka dan sitasi sesuai format jurnal yang kita tuju.

Kemudian setelah semua siap, submit-lah melalui web yang sesuai.

Contoh: https://ees.elsevier.com/chem/default.asp untuk Jurnal Chemosphere

Kemudian paper kita akan di-review terlebih dahulu oleh editor. Biasanya cepat sekitar seminggu atau dua minggu. Hasil dari editor ini yang menyebutkan paper kita layak diperiksa oleh reviewer atau tidak.

Dulu saya sudah ditolak duluan oleh editor pada jurnal Environmental Pollution dan Science of the Total Environment. Wkwk. Sediih.

Penolakan dari Editor Environmental Pollution Agustus 2018
Penolakan dari editor Science of the Total Environment September 2018

Pelajaran dari penolakan tersebut adalah: coba gunakan judul paper yang menarik, seperti layaknya media mainstream saat ini. Wkwk. Click bait is real.

Nah. Cara submit ke jurnal (kalau saya sih) coba satu-satu. Jadi yang pertama saya coba Environmental Pollution dulu. Ditolak. Baru coba Science of The Total Environment. Ditolak juga. Baru saya coba Jurnal Chemosphere. Dari ditolak menuju submit lagi ke jurnal lain juga perlu waktu, karena mencoba mencari tahu salah kita dimana agar tidak ditolak lagi.

Alhamdulillah, setelah submit ke Chemosphere, tidak ditolak editor. Wkwk. Lanjut ke tahap diperiksa oleh reviewer. Tahap ini cukup lama, sebulan lebih seingat saya. Kemudian hasilnya keluar dan dikatakan harus major revisions. Dengan hasil koreksi yang sangat banyak, detail dari hasil statistik, bentuk pembahasan, hingga grammar dan typo pun diperiksa. Wkwk. Panik dong. Dan dikasih waktu 40 hari untuk mengirimkan revisi Manuscript dll. beserta Response to Reviewer (berisi balasan kita terhadap poin-poin komentar Reviewer).

Layaknya manusia biasa, saya baru mulai mengerjakan 20 hari terakhir. Haha. Dan baru benar-benar di-submit pada hari ke-40. Deadline emang gue.

Nah tak lama, dua minggu kemudian dapat kabar kalau paper diterima :”) terharu maksimal. Alhamdulillah. Perjuangan hampir 7 bulan ngurus beginian, akhirnya diterima juga.

Chemosphere: Accepted :”)

Begitulah pengalaman singkat publish di jurnal internasional.

Dengan niat agar ilmu kita tidak hanya berakhir di perpustakaan saja, tidak hanya dibaca orang-orang Indonesia saja, tapi bisa bermanfaat bagi seluas-luasnya orang di dunia 🙂

Saya pun jadi sadar bahwa ilmu kita itu sangaaaaat sedikit. Bahkan ketika kita mencoba untuk men-state satu pengetahuan baru saja, butuh tahap yang begitu panjang, diperiksa sana-sini, untuk sampai orang yakin kalau ini bisa dipublikasikan ke masyarakat umum. Sungguh ilmu Allah sangat luas, dan tidak akan pernah bisa kita mengetahui semuanya :”)

Penampakan paper

Btw, paper ini masih bisa di-download gratis hingga sebelum 24 April 2019, hanya lewat link ini saja: authors.elsevier.com/a/1Yg8oAOM9pGNx

Saya tidak upload ke jurnal open access, karena jika open access harus bayar sangat mahal. Sedangkan jika limited access (yang mana orang harus download berbayar atau berlangganan lewat institusi), penulis tidak dikenakan biaya sepeser pun.

Jika link di atas sudah tidak bisa diakses, dapat melalui: https://doi.org/10.1016/j.chemosphere.2019.02.188

Let’s read and discuss 🙂

***

Tak lupa, saya ucapkan terima kasih banyak pada pihak-pihak yang telah banyak membantu dalam proses pembuatan paper ini, terutama pada para pembimbing, Ibu Emenda, Ibu Barti, dan Pak Veinardi, terima kasih juga pada Reza yang membantu pengujian sampel menggunakan Raman, Ahim yang membantu memperbaiki grammar berulang-ulang, Masty, Bima, Afid, Dendy yang sudah membantu sampling, dan seluruh teman-teman lab air yang membantu saat menemani pengerjaan penelitian hingga penulisan paper yang seolah tiada akhir ini. wkwk.

Terima kasih!

Advertisements

2 thoughts on “Pengalaman Publikasi di Jurnal Internasional Q1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s